Ini Ceritaku Mana Ceritamu

Cerpen (9) Bebas (6) Surat (6) puisi (2) Hariku (1)

Senin, 19 Mei 2014

Pembekalan KKM 1

17-05-2014


“Drrrtttt.....drrrtttt....drrrttt “ ponselku bergetar. Ku picingkan mataku. Ada satu pesan masuk. Klik.
Dil, brangkat jam berapa?( Tian.)
Ntar yan, jam 7.30 aja. Hehehe pengalaman dari tmen2 kemaren, molor katanya. :D
Ok. Ntar kabari ya kalo mau berangkat. (Tian)
Swiiipp J 
Jam karet. Hmm seperti sudah menjadi tradisi. Ya seperti saat ini. Hari sabtu. Dimana aku harus mengikuti pembekalan KKM ( Kuliah Kerja Mahasiswa ). Otakku mulai membayangkan kebosanan. Suntuk dan ngantuk sepertinya sudah membayang dalam anganku. Teringat beberapa pesan teman-temanku.

Sejuta Cinta untuk Pak Imam Suprayogo



"Diiilll,,, mana surat cinta buatku?" tanya teman sebangku. Aku hanya tersenyum mendengar pertanyaannya. "Eh, emangnya bener ta kasus nya pak imam itu?" tanyanya lagi.
"Hanya Allah yang tau, tapi aku percaya dan yakin kalo pak imam itu gak salah."
"kenapa?"
"Lihat dan nilai dengan hati" jawabku singkat. Tak ada pertanyaan lagi. Ia nampak berfikir. ku tinggalkan ia duduk sendiri dengan ribuan kata tanya. Pagi ini jadwal kuliahku lumayan padat. Bergegas ku percepat langkah menuju gedung C. Ruang 104. Ku duduk sejenak.
"Dil, kamu dapat sms buat ikut TTD sebagai dukungan buat pak Imam suprayogo gak?" tanya teman di sebelahku yang kerap ku panggil Tian. Segera ku cek ponselku. Aku mengangguk. "mau ke sebelah perpus sekarang?" tanyaku. Ia mengangguk. Kebetulan dosennya juga belum datang. Segera ku titip pesan ke temanku, Syifaul "Ul, nanti kalo ustadz sudah datang sms ya,, aku mau TTD tanda sayang dan hormat dulu buat Bapakku"

Surat Cinta untuk Pak Imam Suprayogo



Assalamualaikum.wr.wb.

Bapak,, bagaimana kabar bapak disana? baikkan pak?? saya berharap bapak selalu dalam lindunganNYA. Semoga ALLA SWT selalu memberi kekuatan dan kesabaran untuk bapak. Bapak pasti belum mengenal saya kan? saya Fadilatus Sholiha mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab pak,, salam kenal pak !!

Bapak  Imam Suprayogo yang saya sayangi, saya bahagia sekaligus bangga bisa mengenal bapak. Bapak adalah sosok yang sangat sederhana, sabar dan penuh perjuangan. Ingatkah pak, waktu bapak berbiacara di gedung SC 2 tahun yang lalu. Saat saya masih menyandang gelar MABA alias mahasiswa baru. Bapak bilang bahwa kami yang ada di depan Bapak adalah orang-orang pilihan, orang-orang hebat yang akan membuat perubahan. Saya aamiin kan kata-kata Bapak itu berkali-kali, berharap menjadi do'a dan

Minggu, 04 Mei 2014

Surat untuk Mb Rizza




Assalamualaikum mb..
Gimana kabarnya? Baikkan? Bagaimana Skripsinya? Lancarkan?. Banyak sekali yang aku ingin tanyakan mb. Aku harap mb Rizza selalu dalam lindunganNYA. Diberi kemudahan dan kelancaran untuk skripsinya, eiitttss dan jangan lupa ya mb masak-masak lagi buat keluarga kecil FLP Maliki J. Bagaimanapun hasil eksperimennya lidah kami bisa menerima kok mb. Kan enak gratisan ( hehehe maunnya... ).
Bolehkan aku sedikit berbagi cerita mb. Sudah lama gak ketemu. Gak bisa ngobrol ngalur ngidul. Dan yang pasti gak bisa lihat semangaatt dan senyum tulus bunda Rizza (begitulah sahabat FLP memanggil mb). Mb itu sudah seperti bunda kami sendiri. Habis mb nya pengertian banget sih. Pokoknya TOP BGT deeh !!! hehehe

Surat Kecil untuk Bapak Rektor

Kepada
Yth. Bapak Rektor UIN Malang
Di
      Tempat


Assalamualaikum warahmatullah wabarakaatuh...

Apa kabar, Bapak Rektor? Semoga sehat selalu dan dilindungi oleh Allah. Bapak, perkenalkan nama saya Fadilatus Soliha, mahasiswa  Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Semester IV. Jika saya boleh bertutur,saya sangat bangga memiliki kesempatan bisa menimba ilmu di kamus hijau ini. Begitulah kebanyakan orang memanggilnya. Semoga banyak keteduhan dan kebahagiaan yang tersimpan di kampus hijau ini Pak. Begitulah harapan saya sebagai seorang mahasiswa.

Bapak Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo MSc yang saya hormati, ingatkah bapak dengan tanggal 2 April 2013? tentunya bapak tidak akan melupakannya. Karena di tanggal tersebut Bapak dilantik dan resmi menjadi rektor UIN Malang. Aku bangga padamu Pak. Atas tugas dan amanah yang kini kau emban. Jelas hal itu tidak mudah dan gampang. Bahkan tanggung jawabmu pun lebih besar. Tanggung jawab yang kelak juga harus dipertanggung jawabkan kepadaNYA.

Memori at Jalan Galunggung ( 26 April 2014 : 10.00)

"Bruuuaaaakkk" aku tersungkur. Tangan dan kaki kananku membentur jalanan. Spion kananku patah. Sekilas kulihat mobil putih yang menyrempetku. Melaju cepat. Tiba-tiba aku teingat masa 5 tahun lalu. Kejadian yang hampir sama. Hanya saja peristiwa lima tahun lalu membuat aku tak bisa berjalan selama 1 bulan. Tapi untunglah hari ini ku masih bisa bangkit. "Wooooyy berhenti" teriak seorang laki-laki beruban sembari mengulurkan tanga kanannya. Membantuku bangkit. Ku lihat pemuda-pemuda pengunjung warnet itu berlari, ada yang bergegas mengendarai motor mengejar mobil putih itu. Setelah itu aku tak tau. Aku merasa gemetar. Teringat masa lima tahun lalu.
"Tidak apa-apa kan nak?" tanya bapak-bapak yang menolongku tadi. Disodorkannya sebotol air putih padaku. Aku tersentum " tidak apa-apa pak,, mungkin hanya kesleo saja. Soalnya sakit buat jalan. Tangannya juga. Mungkin nanti setelah di pijet bisa mendingan"
"Jangan takut ya nak,, coba tenangin diri dulu."

Senin, 19 Mei 2014

Pembekalan KKM 1

17-05-2014


“Drrrtttt.....drrrtttt....drrrttt “ ponselku bergetar. Ku picingkan mataku. Ada satu pesan masuk. Klik.
Dil, brangkat jam berapa?( Tian.)
Ntar yan, jam 7.30 aja. Hehehe pengalaman dari tmen2 kemaren, molor katanya. :D
Ok. Ntar kabari ya kalo mau berangkat. (Tian)
Swiiipp J 
Jam karet. Hmm seperti sudah menjadi tradisi. Ya seperti saat ini. Hari sabtu. Dimana aku harus mengikuti pembekalan KKM ( Kuliah Kerja Mahasiswa ). Otakku mulai membayangkan kebosanan. Suntuk dan ngantuk sepertinya sudah membayang dalam anganku. Teringat beberapa pesan teman-temanku.

Sejuta Cinta untuk Pak Imam Suprayogo



"Diiilll,,, mana surat cinta buatku?" tanya teman sebangku. Aku hanya tersenyum mendengar pertanyaannya. "Eh, emangnya bener ta kasus nya pak imam itu?" tanyanya lagi.
"Hanya Allah yang tau, tapi aku percaya dan yakin kalo pak imam itu gak salah."
"kenapa?"
"Lihat dan nilai dengan hati" jawabku singkat. Tak ada pertanyaan lagi. Ia nampak berfikir. ku tinggalkan ia duduk sendiri dengan ribuan kata tanya. Pagi ini jadwal kuliahku lumayan padat. Bergegas ku percepat langkah menuju gedung C. Ruang 104. Ku duduk sejenak.
"Dil, kamu dapat sms buat ikut TTD sebagai dukungan buat pak Imam suprayogo gak?" tanya teman di sebelahku yang kerap ku panggil Tian. Segera ku cek ponselku. Aku mengangguk. "mau ke sebelah perpus sekarang?" tanyaku. Ia mengangguk. Kebetulan dosennya juga belum datang. Segera ku titip pesan ke temanku, Syifaul "Ul, nanti kalo ustadz sudah datang sms ya,, aku mau TTD tanda sayang dan hormat dulu buat Bapakku"

Surat Cinta untuk Pak Imam Suprayogo



Assalamualaikum.wr.wb.

Bapak,, bagaimana kabar bapak disana? baikkan pak?? saya berharap bapak selalu dalam lindunganNYA. Semoga ALLA SWT selalu memberi kekuatan dan kesabaran untuk bapak. Bapak pasti belum mengenal saya kan? saya Fadilatus Sholiha mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab pak,, salam kenal pak !!

Bapak  Imam Suprayogo yang saya sayangi, saya bahagia sekaligus bangga bisa mengenal bapak. Bapak adalah sosok yang sangat sederhana, sabar dan penuh perjuangan. Ingatkah pak, waktu bapak berbiacara di gedung SC 2 tahun yang lalu. Saat saya masih menyandang gelar MABA alias mahasiswa baru. Bapak bilang bahwa kami yang ada di depan Bapak adalah orang-orang pilihan, orang-orang hebat yang akan membuat perubahan. Saya aamiin kan kata-kata Bapak itu berkali-kali, berharap menjadi do'a dan

Minggu, 04 Mei 2014

Surat untuk Mb Rizza




Assalamualaikum mb..
Gimana kabarnya? Baikkan? Bagaimana Skripsinya? Lancarkan?. Banyak sekali yang aku ingin tanyakan mb. Aku harap mb Rizza selalu dalam lindunganNYA. Diberi kemudahan dan kelancaran untuk skripsinya, eiitttss dan jangan lupa ya mb masak-masak lagi buat keluarga kecil FLP Maliki J. Bagaimanapun hasil eksperimennya lidah kami bisa menerima kok mb. Kan enak gratisan ( hehehe maunnya... ).
Bolehkan aku sedikit berbagi cerita mb. Sudah lama gak ketemu. Gak bisa ngobrol ngalur ngidul. Dan yang pasti gak bisa lihat semangaatt dan senyum tulus bunda Rizza (begitulah sahabat FLP memanggil mb). Mb itu sudah seperti bunda kami sendiri. Habis mb nya pengertian banget sih. Pokoknya TOP BGT deeh !!! hehehe

Surat Kecil untuk Bapak Rektor

Kepada
Yth. Bapak Rektor UIN Malang
Di
      Tempat


Assalamualaikum warahmatullah wabarakaatuh...

Apa kabar, Bapak Rektor? Semoga sehat selalu dan dilindungi oleh Allah. Bapak, perkenalkan nama saya Fadilatus Soliha, mahasiswa  Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Semester IV. Jika saya boleh bertutur,saya sangat bangga memiliki kesempatan bisa menimba ilmu di kamus hijau ini. Begitulah kebanyakan orang memanggilnya. Semoga banyak keteduhan dan kebahagiaan yang tersimpan di kampus hijau ini Pak. Begitulah harapan saya sebagai seorang mahasiswa.

Bapak Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo MSc yang saya hormati, ingatkah bapak dengan tanggal 2 April 2013? tentunya bapak tidak akan melupakannya. Karena di tanggal tersebut Bapak dilantik dan resmi menjadi rektor UIN Malang. Aku bangga padamu Pak. Atas tugas dan amanah yang kini kau emban. Jelas hal itu tidak mudah dan gampang. Bahkan tanggung jawabmu pun lebih besar. Tanggung jawab yang kelak juga harus dipertanggung jawabkan kepadaNYA.

Memori at Jalan Galunggung ( 26 April 2014 : 10.00)

"Bruuuaaaakkk" aku tersungkur. Tangan dan kaki kananku membentur jalanan. Spion kananku patah. Sekilas kulihat mobil putih yang menyrempetku. Melaju cepat. Tiba-tiba aku teingat masa 5 tahun lalu. Kejadian yang hampir sama. Hanya saja peristiwa lima tahun lalu membuat aku tak bisa berjalan selama 1 bulan. Tapi untunglah hari ini ku masih bisa bangkit. "Wooooyy berhenti" teriak seorang laki-laki beruban sembari mengulurkan tanga kanannya. Membantuku bangkit. Ku lihat pemuda-pemuda pengunjung warnet itu berlari, ada yang bergegas mengendarai motor mengejar mobil putih itu. Setelah itu aku tak tau. Aku merasa gemetar. Teringat masa lima tahun lalu.
"Tidak apa-apa kan nak?" tanya bapak-bapak yang menolongku tadi. Disodorkannya sebotol air putih padaku. Aku tersentum " tidak apa-apa pak,, mungkin hanya kesleo saja. Soalnya sakit buat jalan. Tangannya juga. Mungkin nanti setelah di pijet bisa mendingan"
"Jangan takut ya nak,, coba tenangin diri dulu."