Ini Ceritaku Mana Ceritamu

Cerpen (9) Bebas (6) Surat (6) puisi (2) Hariku (1)

Senin, 10 Februari 2014

Wanita ??


Kenapa sih harus berjilbab?? Ribet tau, gerah, gak nyaman, gak gaul banget. Berjilbab itu gak bisa buat kita ngrasa bebas. Semua jadi serba terbatas. Mau ngelakuin hal gila, pasti di tegur "ingat, malu tuh sama jilbabmu". Lagian jilbab juga gak mempengaruhi akhlak kan?? banyak tuh muslimah yang berjilbab tapi kelakuannya gak sesuai syariat islam.

Dan Bla,,,bla,,,bla,,
Masih banyak banget tuh alasan para anak muda buat gak make jilbab. Yang belum siaplah, takut gak bebaslah, masih takut gak sesuai dengan jilbab yang dikenakanlah. Hmmm kalau nurutin itu semua, terus kapan donk siapnya?? nunggu jadi ibu rumah tangga dulu? nunggu kalau udah dapat suami ustadz? nunggu punya cucu dulu? nunggu kalau,,, hmmm ya kalau kita tau kapan nih jantung berhenti berdegup, darah berhenti mengalir dan oksigen udah ogah-ogahan masuk ke lubang hidung. Nah lho,, kalau udah gitu mau bilang apa?. Ya kalau ada kupon antrian buat kita antri nunggu giliran panggilan, saat antrian sudah mulai berkurang mulai deh memperbaiki diri. Enak tuh kalau mau di jemput malaikat pati ( malaikat pencabut nyawa dalam istilah jawa ) ada surat peringatannya dulu atau kita bisa pesen tiket antara surga atau neraka. HMm emang sih, berjilbab gak bisa jadi jaminan kita masuk surga atau neraka.

Tapi coba deh kita merenung sejenak. Kebanyakan dari pelecehan seksual yang marak terjadi di lingkungan remaja pada umumnya itu karena ulah siapa?? gak mungkin dong ada asap kalau gak ada api? gak mungkin dong kucing nolak dikasih ikan?? sumbernya ya satu itu dah, pakaian minim kurang bahan. Ehmm teringat kata guru Aliyah dulu, "Suatu negara itu baik, jika wanitanya baik dan begitu juga sebaliknya". Nah jadi sumbernya wanitakan?? Marah kalo naik angkot atau ojek terus ada yang colek kanan colek kiri atau ada yang matanya nakal melotot gak jelas dengan gaya sedikit menggoda. Dari pada grutu dan gak pewe dengan ulah-ulah jagoan centil itu mending intropeksi diri dah. Coba kalau baju minim kurang bahan itu sedikit di perpanjang. Kaos ketat sedikit diperlonggar. Selain gak bikin sesak napas. Juga gak bikin sesak mata-mata nakal buat berebut pemandangan geratiskan?? hehehe oops ma'af kalau sedikit blak-blak an.

Kalau udah gitu gak ada salahnyakan kita sedia payung sebelum hujan. Menjaga dirikan berarti menjaga segala keindahaNYA. Bukankah wanita itu diciptakan dengan tujuan yang jelas, seperti apa yang pernah ku baca dalam buku "Wanita Seribu Pesona" karya Hendi Kerniah dan Aka Abdi yang begitu memulyakan wanita. "Kaum hawa begitu dimulyakan oleh Allah SWT,  kehadirannya bukan untuk dinistakan. Karena dia bukan diciptakan dari tulang kaki yang terletak dibawah, dia bukan untuk dihinakan atau untuk di injak-injak. Bukan pula diciptakan dari tulang tangan untuk diperkerjakan kesana kemari, dijadikan pembantu atau dieksploitasi untuk kepentingan kaum adam. Dan sekali-kali bukanlah untuk disanjung-sanjung penuh kabasa-basian, karena dia bukan diciptakan dari tengkorak kepala. Namun dia bermula dari tulang rusuk, tulang yang posisinya ada di tulang badan, yang menutup organ-organ utama tubuh, dekat dengan dada dan hati yang berfungsi sebagai PENENTRAM JIWA bagi suami dan anak-anaknya" begitulah kata-kata Hendi Kerniah dan Aka Abdi dalam bukunya.

Ok guys,,, jelas bukan?? wanita itu begitu mulia. Jadi muliakanlah dirimu sendiri dengan mulai melihat kepada dirimu. Bahwa kau begitu BERHARGA, kau begitu MEMPESONA dan kau begitu LUAR BIASA, jika kau mampu menyadarinya. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senin, 10 Februari 2014

Wanita ??


Kenapa sih harus berjilbab?? Ribet tau, gerah, gak nyaman, gak gaul banget. Berjilbab itu gak bisa buat kita ngrasa bebas. Semua jadi serba terbatas. Mau ngelakuin hal gila, pasti di tegur "ingat, malu tuh sama jilbabmu". Lagian jilbab juga gak mempengaruhi akhlak kan?? banyak tuh muslimah yang berjilbab tapi kelakuannya gak sesuai syariat islam.

Dan Bla,,,bla,,,bla,,
Masih banyak banget tuh alasan para anak muda buat gak make jilbab. Yang belum siaplah, takut gak bebaslah, masih takut gak sesuai dengan jilbab yang dikenakanlah. Hmmm kalau nurutin itu semua, terus kapan donk siapnya?? nunggu jadi ibu rumah tangga dulu? nunggu kalau udah dapat suami ustadz? nunggu punya cucu dulu? nunggu kalau,,, hmmm ya kalau kita tau kapan nih jantung berhenti berdegup, darah berhenti mengalir dan oksigen udah ogah-ogahan masuk ke lubang hidung. Nah lho,, kalau udah gitu mau bilang apa?. Ya kalau ada kupon antrian buat kita antri nunggu giliran panggilan, saat antrian sudah mulai berkurang mulai deh memperbaiki diri. Enak tuh kalau mau di jemput malaikat pati ( malaikat pencabut nyawa dalam istilah jawa ) ada surat peringatannya dulu atau kita bisa pesen tiket antara surga atau neraka. HMm emang sih, berjilbab gak bisa jadi jaminan kita masuk surga atau neraka.

Tapi coba deh kita merenung sejenak. Kebanyakan dari pelecehan seksual yang marak terjadi di lingkungan remaja pada umumnya itu karena ulah siapa?? gak mungkin dong ada asap kalau gak ada api? gak mungkin dong kucing nolak dikasih ikan?? sumbernya ya satu itu dah, pakaian minim kurang bahan. Ehmm teringat kata guru Aliyah dulu, "Suatu negara itu baik, jika wanitanya baik dan begitu juga sebaliknya". Nah jadi sumbernya wanitakan?? Marah kalo naik angkot atau ojek terus ada yang colek kanan colek kiri atau ada yang matanya nakal melotot gak jelas dengan gaya sedikit menggoda. Dari pada grutu dan gak pewe dengan ulah-ulah jagoan centil itu mending intropeksi diri dah. Coba kalau baju minim kurang bahan itu sedikit di perpanjang. Kaos ketat sedikit diperlonggar. Selain gak bikin sesak napas. Juga gak bikin sesak mata-mata nakal buat berebut pemandangan geratiskan?? hehehe oops ma'af kalau sedikit blak-blak an.

Kalau udah gitu gak ada salahnyakan kita sedia payung sebelum hujan. Menjaga dirikan berarti menjaga segala keindahaNYA. Bukankah wanita itu diciptakan dengan tujuan yang jelas, seperti apa yang pernah ku baca dalam buku "Wanita Seribu Pesona" karya Hendi Kerniah dan Aka Abdi yang begitu memulyakan wanita. "Kaum hawa begitu dimulyakan oleh Allah SWT,  kehadirannya bukan untuk dinistakan. Karena dia bukan diciptakan dari tulang kaki yang terletak dibawah, dia bukan untuk dihinakan atau untuk di injak-injak. Bukan pula diciptakan dari tulang tangan untuk diperkerjakan kesana kemari, dijadikan pembantu atau dieksploitasi untuk kepentingan kaum adam. Dan sekali-kali bukanlah untuk disanjung-sanjung penuh kabasa-basian, karena dia bukan diciptakan dari tengkorak kepala. Namun dia bermula dari tulang rusuk, tulang yang posisinya ada di tulang badan, yang menutup organ-organ utama tubuh, dekat dengan dada dan hati yang berfungsi sebagai PENENTRAM JIWA bagi suami dan anak-anaknya" begitulah kata-kata Hendi Kerniah dan Aka Abdi dalam bukunya.

Ok guys,,, jelas bukan?? wanita itu begitu mulia. Jadi muliakanlah dirimu sendiri dengan mulai melihat kepada dirimu. Bahwa kau begitu BERHARGA, kau begitu MEMPESONA dan kau begitu LUAR BIASA, jika kau mampu menyadarinya. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar