Minggu, 09 Februari 2014
ANGIIINN ???
Waah,, dengar tuh suara angin. Bukan lagi berbisik tapi seperti bergumam. Mengingatkan kita akan kebesarannya. Entah angin apa namanya. Kekuatannya lebih dasyat sari biasanya. Disini di gubuk kecil, tepatnya rumah bamboo tanpa jendela aku berharap tak ada hal buruk apapun yang terjadi. Mohon lindunganMU ya Rabb,,,
Jadwal les privat ngaji sore ini gak boleh batal hanya karena masalah angin. Mungkin ini sebuah teguran agar kita terus mengingatNYA. Terus mengucap syukur dan do'a yang tiada henti.
Angin ini seperti mengajak berbicara. Menyampaikan pesan, dengan sedikit membubuhkan rasa ketakutan. Sepertinya ia gerah. Entah karena apa? apa karena ulah manusia?? yang semakin hari semakin menjadi. Kalau dulu anak kecil gak kenal yang namanya pacaran. Kalau sekarang sepertinya sudah menjadi trend bahkan, tradisi. Wah kalau gak pacaran berarti gak gaul. Semboyan itu sepertinya tak asing mampir ke gendag telingaku. Miris memang mendengarnya. Hanya karena ingin dibilang gaul sampai ada yang rela menanggalkan jilbab indah yang menutup rambut indahnya. Ada juga yang rela termakan janji palsu para penjajah cinta palsu.
Angin ini seperti mewakili teguran Tuhan. Sedikit menyentil hamba-hambaNYA yang mulai lalai. Membangunkan kembali hambaNYA yang sedang lelap dalam gelap. Memanggil kembali hambaNYA yang salah jalan. Dan semoga kita senantiasa mampu terus memperbaiki diri.. AAMIIN
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Minggu, 09 Februari 2014
ANGIIINN ???
Waah,, dengar tuh suara angin. Bukan lagi berbisik tapi seperti bergumam. Mengingatkan kita akan kebesarannya. Entah angin apa namanya. Kekuatannya lebih dasyat sari biasanya. Disini di gubuk kecil, tepatnya rumah bamboo tanpa jendela aku berharap tak ada hal buruk apapun yang terjadi. Mohon lindunganMU ya Rabb,,,
Jadwal les privat ngaji sore ini gak boleh batal hanya karena masalah angin. Mungkin ini sebuah teguran agar kita terus mengingatNYA. Terus mengucap syukur dan do'a yang tiada henti.
Angin ini seperti mengajak berbicara. Menyampaikan pesan, dengan sedikit membubuhkan rasa ketakutan. Sepertinya ia gerah. Entah karena apa? apa karena ulah manusia?? yang semakin hari semakin menjadi. Kalau dulu anak kecil gak kenal yang namanya pacaran. Kalau sekarang sepertinya sudah menjadi trend bahkan, tradisi. Wah kalau gak pacaran berarti gak gaul. Semboyan itu sepertinya tak asing mampir ke gendag telingaku. Miris memang mendengarnya. Hanya karena ingin dibilang gaul sampai ada yang rela menanggalkan jilbab indah yang menutup rambut indahnya. Ada juga yang rela termakan janji palsu para penjajah cinta palsu.
Angin ini seperti mewakili teguran Tuhan. Sedikit menyentil hamba-hambaNYA yang mulai lalai. Membangunkan kembali hambaNYA yang sedang lelap dalam gelap. Memanggil kembali hambaNYA yang salah jalan. Dan semoga kita senantiasa mampu terus memperbaiki diri.. AAMIIN
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar